#adimancarigadihs2c8

Bis yang ditumpangi sampai di Bandara Minangkabau, satu-satunya bandara komersial di Sumatera Barat. Memang tidak seramai Bandara kota besar lainnya, tapi pada hari ini hampir seperti saat mudik lebaran. Entah kenapa banyak orang-orang yang ingin bepergian hari ini.

Gue menuju counter check in sambil membawa tas dan sebuah kardus yang berisikan oleh-oleh untuk teman sekantor. Setelah semua proses dilalui dengan lancar, gue menuju ruang tunggu sambil melihat pesan di ponsel.

#adimancarigadihs2c7

Tanpa usaha yang berat, sekarang status gue sudah berubah menjadi tunangan seseorang. Walaupun dia bukan yang paling dimiliki, tapi dialah yang mungkin akan menemani hingga akhir hayat nanti, begitulah yang ada di pikiran gue saat ini.

Sudah saatnya gue meninggalkan kampung halaman, kembali ke rutinitas yang sebenarnya. Amak, Santi dan Ayu mengantar sampai terminal bis menuju bandara di Kota Padang. Pelukan hangat dari Amak mengingatkan ke masa-masa hendak meninggalkan kampung pertama kali di masa lalu. Dimana Santi masih sangat kecil, Amak kemana-mana masih pakai “lambak” sarung menandakan kami dari keluarga tak berpunya. Emak menitikkan air matanya tanda tak mau berpisah walaupun tak ada kata-kata yang terucap. Santi menyalami tangan dan gue memeluknya dan berpesan untuk menjaga Amak dan dirinya hingga nanti gue pulang menghadiri pernikahannya setelah dia diwisuda. Tiba saatnya berpamitan dengan Ayu, gue merasa canggung.

#adimancarigadihs2c6

Dengan pakaian formal dan sebuah peci warna hitam membuat gue tampak seperti ustad yang datang memberi pengajian. Ya, hari ini adalah hari dimana keluarga gue akan meminang Ayu sebagai calon menantunya. Semua keluarga sudah menyiapkan semuanya dari kemarin sehingga hari ini harusnya berjalan dengan lancar.

Degup jantung tak dapat dibendung lagi saat rombongan keluarga besar sudah berada di depan rumah besar nan megah kepunyaan keluarga Etek Ila. Mamak Hendri yang berdiri di samping kiri merangkul pundak gue dan berusaha menenangkan. Amak dan Santi yang berada di sebelah kanan tersenyum ke arah gue. Entah itu senyum bahagia atau senyuman menggoda.