Akankah ada Season 2 untuk #adimancarigadih

Berbagi sedikit cerita setelah (tidak) begitu rutin menulis Cerbung “#adimancarigadih”. 16 Chapter dengan minimal 500 kata telah dipublish, pusing kepala untuk mencari ide setiap minggunya. Kadang harus semedi di toilet sebelum bergumul dengan laptop agar bisa membuat cerita yang menarik untuk ditulis dan tidak semua cerita tersebut sesuai dengan ekspektasi diri sendiri.

Sadar sih, ceritanya masih alay dan terkesan tidak mungkin dan mungkin ini juga salah satu penyebab gue malas melanjutkannya (niat awal sih 20 chapter). Otak ingin terus mencoba menuliskan chapter baru untuk cerita ini, namun viewer tak kunjung bertambah. Sebenernya sih ga terlalu peduli juga dengan viewer, toh kalau ceritanya menarik pasti akan ada aja yang “kesasar” ke blog ini.

Setelah ditarik benang halusnya, ternyata bukan hanya masalah viewer melainkan lebih kepada kemalasan yang selalu menghampiri setiap pulang kerja. Apalagi waktu berada di kantor lebih banyak daripada di rumah. Belum lagi 2-3 jam yang dihabiskan untuk melahap tayangan Netflix yang ga ada jedanya. Niat awal langganan aplikasi ini untuk jadi referensi cerita tapi malah jadi faktor demotivasi dalam berkarya.

Ternyata memang menjadi penulis itu tidak gampang dan tidak bisa diremehkan. Kebayang bagaimana penulis yang bisa membuat buku yang masya Allah tebalnya. Salut untuk mereka yang bisa seperti itu, berharap dalam bulan ini bisa melanjutkan cerita #adimancarigadih.

 

CIAAAOOOO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *