Entahlah…..

Sampai kapan gue harus menunggu orang tua sang wanita merelekan anaknya
untuk ikut bersamaku. Dari masalah keluarga gue yang broken home (ga
pernah ketemu dengan bapak gue) sampai masalah gaji gue yang katanya ga
bakal cukup untuk menghidupi diri gue dan anaknya. Entah cara apalagi
yang akan gue lakukan menghadapi masalah ini. Orang-orang terdekat malah
menyarankan gue untuk meninggalkan sang wanita atau paling banter untuk
tidak terlalu memikirkan masalah ini. Kepala gue terasa berat, kalau
disuruh memilih antara meninggalkan dia atau tetap berjuang walau hati
gue semakjin ga tenang karena endingnya belum juga gue temukan.

Bagaikan cerita siti nurbaya di jaman ini, gue dibanding2kan dengan PNS
kamoret yang memang hidupnya bakal dijamin negara sampai mampus dan
mungkin juga bakal ada tanggungan untuk istrinya saat dia mampus. Gue
bisa apa dengan gaji yang pas-pasan buat kuliah, buat makan dan ga cukup
buat beli baju baru. Sebegitu susahnyakah seorang Bapak atau Ibu
melepaskan anaknya untuk "sampah" seperti gue ini.

Mau menangis, sudah ga jamannya menangis karena cinta. Entahlah, gue
Cuma berharap suatu saat akan ada jalan terbaik yang diberikan Allah
untuk gue. Mau berbelit2 atau apa terserahlah. Karena gue ga akan pernah
tahu jika nanti orangtuanya setuju belum pasti juga suatu saat akan ada
masalah dari keluarganya. Entah..

2 thoughts on “Entahlah…..

  1. Allow Bung Khutut,

    Sabar ya dalam menghadapi ujian itu. Percayalah bahwa suatu saat nanti Allah akan memberikan yg terbaik. Yg penting sabar dan tawakkal.

    Lain daripada itu, Bung Khutut masih muda bukan? Jalan masih panjang kok dan masih banyak waktu untuk membuktikan banyak hal ke semua orang bahwa kita mampu dan kita bisa memiliki apapun yg kita mau.

    YNWA
    dKopReds
    😀 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *