Puasa ke 8 : Ga Sahur

Entah angin apa yang bikin mata ini terlelap sebegitu hebatnya. Padahal
tidur tidak terlalu larut karena jam 23.00 sudah beranjak ke peraduan.
Jam 5.01 terbangun dari tidur, sedikit terkujut karena memang ga
merasakan nikmatnya sahur. Mau bagaimana lagi, lihat HP ternyata ada 7
panggilan tak terjawab dari Maae. Ah, kenapa aku tak terbangun?? Sebuah
pesan singkat menghentikan otak untuk berpikir. Dari Maee. Aku langsung
membalas dan seketika telpon berdering. Maee ternyata langsung menelpon
terkejut karena gue ternya ga sempat sahur. Dia malah menyangka kalau
gue sudah terbangun dan sedang menikmati sahur saat dia menelpon.

Setelah telepon dengan Maae terputus, gue langsung bergerak menuju
tempat air wudhu, langsung sholat walau melihat sekeliling gue semua
teman gue tertidur dengan pulasnya. Hei ada apa ini?? Satu persatu
terbangu, Sae malah berencana memasak Mie saat dia sadar kalau jam sudah
5.14 langsung mengambil kembali bantalnya dan tertidur lagi dengan
pulasnya. Bang Af, bangun dan langsung sholat setelah tahu waktunya
sahur sudah terlewat. AH, pagi yang aneh. Apa penyebab tidur terlalu
lelap begini??

Yah, suka ga sukapuasa hari ke 8 harus dinikmati tanpa sahur….tahan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *