Antara Senang dan Sedih

Akhirnya keputusan untuk keluar dari Hexindo keluar juga. Gila, seminggu digantung ga jelas bikin gue pengen bunuh semua orang. Gue berasa ga berarti sama sekali. Datang ke Hexindo cuma buat ngeliatin orang-orang pada kerja, Damn.. gue ini buat apa ada di sana?? Arrrggghhhh… Seharusnya gue sekarang merasa senang akhirnya bisa lepas dari Hexindo. Puas akhirnya bisa berhenti jadi “pengemis”.  Selesai sudah mendengar ocehan ga jelas dari orang-orang yang kerjaannya ngomongin gue di belakang gue. Hahhh.. Puassssssss….
Tapi kok masih berasa kurang ya?? Apa yang salah,  kenapa gue masih memikirkan semuanya? Kenapa masih kepikiran kalau gue seharusnya ga diputus kontrak?? Sebenarnya alasan yang kuat buat gue mempertanyakan semua ini. Tapi terserahlah, toh yang membuat gue kepikiran cuma karena beberapa hal yang sudah bisa diterima oleh semua orang.
Ibu bilang, “ga papalah kalau memang sudah ga diperpanjang di Hexindo, udah fokus kuliah dulu”
Wanitaku bilang, “Aku menyayangimu bukan karena kamu kerja di Hexindo, tapi karena ketulusan dan kerja kerasmu (kalau ga mirip maaf ya..heheheh)”
Dua orang yang gue sayang sudah menerima semua yang terjadi, jadi apalagi yang mesti gue takutkan?? Harusnya gue memikirkan apa yang mesti gue kejar kedepannya.. Apa yang akan gue raih.. Arrrggghhh.. Semangat Euy….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *