178 Postingan.. Kilas Balik Agustus..

Hem… 178 postinga, akhirnya… Awalnya (apa dahulu kala ya kata yang pantas..he..) ga terlalu bernafsu posting sebanyak gini, namun karena lhiat blognya Mynesh di pertengahan bulan Agustus gue jadi ngegeber blog ini biar lebih banyak dari dia. 200 postingan itu target awalnya. Namun saat konfirmasi ulang dengan Mynesh, akhirnya memutuskan untuk posting 178 postingan. Katanya sih biar kelihatan nasionalis. 17 Agustus, mungkin itu maksudnya ya.. Ada-ada aja.

Mynesh duluan finish di angka 178, yah kalah deh gue.. (“eh, kita ga lomba kan ya?”, kata Mynesh..hehehe.). Emang ga lomba sih, namun seru aja balapan sama Mynesh, walau tulisan gue ga sebagus tulisan dia. Tulisan gue jauh,  jauh lebih bermakna..hahaha.. (piss.. Mynesh…he..). Apalagi yang mau dibahas ya? O ya mari kilas balik Agustus ini.

Banyak kejadian yang sangat beratrti dalam hidup ini, mulai dari tahu apa isi hati Mynesh sampai kehilangan My Luvly Grandma. Ah… Memang antar kebahagian dan kesedihan itu batasnya tipis. Di saat kita bahagia, mungkin tiba-tiba saja kesedihan duka lara menghampiri.. Ah memang tak bisa di tebak..

Beberapa waktu lalu sempat berpusing-pusing ria karena beberapa masalah, jadi teringat dengan seorang sahabat (walau mungkin dia sama sekali ga menganggap sama) yang lama tak berhubungan. Hem.. Sudahlah, nampaknya dia sudah tak butuh dengan gue.. Sip.. deh bro, kalau memang itu mau loe.. Siiipp..
Oya, ada suatu peristiwa asyik nan seru terjadi di Indonesia di bulan Agustus ini.. Seperti yang loe semua pada lihat di TV dan situs berita Malay mencaplok tari pendet dan melecehkan lagu kebangsaan kita.. Sebenarnya gue punya komen tersendiri tentang ini yang intinya ga usah dibahaslah, toh ga akan terjadi apa-apa walau mau nulis apapun di blog tentang itu. Yang terpenting sekarang pemerintah bisa apa?? Kalau kita yang bergerak kita ga bisa apa-apa. Tanya tuh sama pak presiden terpilih?? Dia mau lakuin apa?? Ah sudahlah..

Hari ini akan kuliah lagi, hari terakhir di bulan Agustus, gue kuliah lagi demi cita-cita si Ibu dan cita-cita gue untuk mendapatkan Mynesh sebagai pendamping hidup nantinya (semoga dia mau menunggu, amin). Kembali dengan semangat baru, kembali berjuang mengejar cita-cita.. AYo!!!!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *