I Love You My Grand Ma

Tak tertahankan sedih di hati ini, saat bu yet memberitahukan berita kalau nenek sudah tiada. Gue terdiam, tak mampu berkata-kata. Apa yang mesti diperbuat, Tak bisa berpikir. Ya Allah, Kau yang punya kuasa atas jiwa dan raga ini. Semuanya akan kembali padamu, tapi secepat inikah??

Gue ga bisa bicara, kepala semakin berputar. Dada terasa sesak, Ya Allah ampuni segala dosa nenek. Terimalah dia di tempat terindahMu.

Kemana kesedihan bisa gue curahkan, akhirnya gue telepon “sang bidadari”, semua kesedihan kutumpahkan walau hanya bisa terdiam. Gue hanya bisa terdiam dan lagi-lagi hanya terdiam. Masih sedih ditinggal Nenek.

Gue kehilangan salah satu wanita yang gue cintai, hormati dan gue sayangi. Nenek dulu selalu disamping gue. Sampai SMA masih tidur sama si Nenek. Nenek selalu memberi cerita yang seru soal perjuangan, perang dan pemberontakan. Ah, sekarang takkan ada lagi. Nek, wan Rindu…!!!

Takkan ada tawa dan ledekan si nenek, takkan ada lagi pujiannya yang bilang gue mirip seorang artis.. Ah… Ya Allah ampunilah segala dosa nenek, terimalah dia di tempat terindahMu.

Selamat jalan nek, maafkan wan yang belum bisa menjadi apa yang diharapkan. Janji terakhir yang wan ucapkan dulu akan wan kejar.. Insya Allah nek..Maafkan kesalahan wan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *