Tak Akan Mendua

Susah mendapatkan sesuatu membuat kita berusaha untuk mempertahankannya. Benar ga sih?? Sering bercerita sama Pak Budim tentang paham poligaminya, ayik dan seru membahass masalah ini. Pak Budim niat kawin lagi itu bukan rahasia lagi karena memang dia diperbolehkan sama istrinya setelah umur 40 atau 50 (lupa..hehehe)

Gue pernah nanya sama Pak Budim “Pak, kok m au kawin lagi bukannya istri Bapak cantik?”
“hehehe… emang sih Her, tapi kalau tiap hari ketemunya itu bosan juga ga sih. Kayak kita kerja. 1 tahun masih semangat, 2 tahun masih standar, 4 tahun, 5, tahun sampai beberapa tahun akhirnya bosan kan? Nah itulah yang terjadi.”, Jawab Pak Budim dengan lucunya
“emang dibolehin sama istrinya Pak?”, Tanya gue

“Yah.. ada dalilnya kok Her (gue lupa bunyinya waktu itu dikasih tahu..maaf ya). Tapi dia ngebolehin setelah umur 40 atau 50 (lupa..hehehe) ”, jawab Pak Budim
Kalau ingat percakapan itu, gue jadi mikir sendiri “Apa gue bakal kayak gitu juga?”. Gue emang orang yang gampang bosan, tapi gue belum nyoba nikah. Seperti apa pernikahan, seperti apa punya istri apakah membosankan?

Apakah gue nanti akan menduakan istri gue? Apakah seperti kata-kata gue yang bilang akan punya istri 4. Ah.. itu kan Cuma ucapan tanpa mikir. Tapi yakin gue ga bakalan mampu untuk mendua. Yah.. setidaknya seperti yang gue bilang susah mendapatkannya akan susah melupakannya. Jika dia nanti akan terus bersamaku. Takkan pernah kuduakan, ini janjiku untuknya.. Ya Allah, jagalah tatapanku.. Buatlah aku tetap untuknya dan tak peduli godaan yang lain.. Aku Mohon !!! (kalau Cuma buat iseng merhatiin sih ga papa ya, buat nulis jadi bahan cerita di blog ini..hahaha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *